Bahan sabuk industri dapat dibagi menjadi PVC (polivinil klorida), PU (poliuretan), PE (poliolefin), dan Si (silikon). Mari kita lakukan analisa kelebihan dan kekurangan material konvensional tersebut.
1. Keunggulan PVC (polivinil klorida):
1. Ekonomis dan aplikatif, harga ban berjalan harus memperhitungkan biaya penggunaan dalam proses penggunaan sebenarnya, sehingga keekonomian harus diperhitungkan;
2. Mudah diolah, PVC relatif mudah diolah dalam proses pengolahannya, dan memiliki plastisitas yang baik;
3. Ketahanan asam dan alkali, PVC memiliki sifat kimia yang stabil, dan memiliki kemampuan tertentu untuk menahan asam lemah dan basa.
Kekurangan:
1. Kekerasan rendah tidak tahan aus, dan ban berjalan PVC memiliki ketahanan aus yang buruk saat digunakan, itulah alasan mengapa beberapa peralatan perlu menggunakan PU saat memilih;
2. Ketahanan minyak yang buruk, ban berjalan PVC tidak boleh digunakan di mesin makanan dan tempat lain dengan minyak nabati atau minyak mekanis.
2. Keunggulan PU (poliuretan):
1. Kekerasan tinggi dan ketahanan aus, kekerasan permukaan sabuk konveyor PU bisa mencapai 80-90, yang memiliki keunggulan ketahanan aus dan ketahanan pemotongan;
2. Ketahanan minyak yang baik, ban berjalan PU sangat banyak digunakan dalam industri makanan, dan oli mekanis minyak nabati tidak akan berdampak besar pada masa pakainya;
3. Kinerja over-roller yang baik, properti over-roller yang disebutkan di sini berarti bahwa ban berjalan jarang melompat saat digunakan;
4. Food grade, ban berjalan PU memiliki berbagai aplikasi dalam makanan karena karakteristiknya, mesin pasta, makanan gorengan, dll.
Kekurangan:
1. Mahal, harga ban berjalan PU relatif mahal dibandingkan dengan ban berjalan PVC, sehingga biaya produksi dapat diperhitungkan saat memilih;
2. Ketahanan asam dan alkali yang lemah, dibandingkan dengan ban berjalan PVC, ketahanan asam dan alkali dari ban berjalan PU relatif lemah Ketiga, keunggulan PE (poliolefin):
1. Food grade, yang merupakan nilai jual dari PE belt, benar-benar sesuai dengan food grade, dan pembakarannya menghasilkan air dan CO2;
2. Ketahanan pirolisis yang baik, sifat kimia yang stabil dan ketahanan panas yang baik;
3. Dekomposisi tidak beracun, PE tidak hanya tidak beracun untuk terurai, tetapi juga relatif mudah terurai.
Kekurangan:
1. Kekerasan rendah dan tahan aus, pita PE banyak digunakan dalam industri makanan dan industri farmasi, dan tidak boleh digunakan di industri lain;
2. Ketahanan lemak terhadap asam dan alkalinitas yang buruk, yang terbaik adalah tidak menggunakannya pada peralatan dengan minyak nabati dan minyak mekanis Keempat.
3. Si (gel silika) Keuntungan:
1. Food grade, karakteristik ini menjadi alasan penting mengapa digunakan dalam industri makanan;
2. Tahan suhu tinggi, pita silikon konvensional dapat menahan suhu tinggi 100-500 derajat, dan sifat kimianya stabil
3. Anti lengket, pita silikon tidak menempel pada gula, coklat dan makanan lain dengan kandungan gula tinggi.
Kekurangan:
1. Mahal, sabuk silikon lebih mahal dari ban berjalan biasa;
2. Kekerasannya rendah, sehingga sebagian besar ban berjalan di oven menggunakan sabuk/kain jaring Teflon;
3. Pengoperan roller buruk, pita silikon tidak memiliki stabilitas lateral, dan bahannya relatif lembut.