Hubei Xin Aneng Menyampaikan Machinery Co., Ltd.
Hubei Xin Aneng Menyampaikan Machinery Co., Ltd.
Berita

Kesalahan Umum Conveyor Belt: Penyebab dan Solusi

2026-05-15 0 Tinggalkan aku pesan

Bahkan dengan pemilihan ban berjalan yang paling sesuai, dalam praktiknya kesalahan operasional sulit dihilangkan seluruhnya. Menguasai metode pemecahan masalah untuk masalah umum adalah kunci untuk memastikan produksi berkelanjutan.

Kesalahan 1: Ketidaksejajaran Sabuk (Pelacakan) Ini adalah masalah yang paling sering terjadi, ditandai denganban berjalanmenyimpang ke satu sisi dari garis tengah selama pengoperasian.

conveyor belts

Analisis Penyebab:

Pemasangan yang Tidak Benar: Sumbu puli penggerak, puli tikungan, atau idler tidak tegak lurus terhadap garis tengah konveyor.

Ketegangan Tidak Merata: Ketegangan yang tidak konsisten pada kedua sisi sabuk menyebabkan sabuk bergerak ke arah sisi yang lebih kencang.

Pemuatan di luar pusat: Titik jatuhnya material tidak berada di tengah, sehingga menghasilkan gaya tumbukan yang tidak merata.

Solusi:

Menyesuaikan Idler: Jika belt bergeser ke kanan, gerakkan idler sisi kanan ke depan sesuai arah perjalanan belt, atau gerakkan idler sisi kiri ke belakang.

Kalibrasi Katrol: Sesuaikan posisi blok bantalan katrol untuk memastikan sumbunya tegak lurus terhadap garis tengah konveyor.

Pemuatan yang Benar: Sesuaikan pelat saluran atau penyekat untuk memastikan material mendarat di tengah sabuk.

Kesalahan 2: Belt Slippage Ini terjadi ketika puli penggerak berputar, namun belt conveyor bergerak lambat atau tetap diam.

Analisis Penyebab:

Ketegangan Tidak Memadai: Sabuk terlalu longgar, mengakibatkan gesekan yang tidak memadai antara sabuk dan katrol penggerak.

Kelebihan beban: Berat material yang diangkut melebihi kapasitas desain.

Masalah Permukaan Katrol: Penumpukan oli, air, atau material pada permukaan katrol mengurangi koefisien gesekan.

Solusi:

Tingkatkan Ketegangan: Sesuaikan perangkat pengambil (misalnya, pengambil gravitasi atau pengambil sekrup) untuk meningkatkan tegangan awal dengan tepat.

Kontrol Beban: Hindari kelebihan beban dan pastikan pengoperasian dalam batas beban terukur.

Bersihkan Katrol: Hilangkan penumpukan dari permukaan katrol penggerak. Jika perlu, gunakan lagging karet untuk meningkatkan gesekan.

Kesalahan 3: Keausan dan Robek Goresan, lubang, atau bahkan robekan memanjang muncul di permukaan sabuk.

Analisis Penyebab:

Benturan Material: Material tajam dan keras jatuh dari ketinggian, membentur dan menggores permukaan belt.

Kemacetan Benda Asing: Serpihan besi atau benda asing tersangkut di saluran atau idler, sehingga memotong sabuk.

Kerusakan Komponen: Idler yang aus atau ujung rangka yang tajam bergesekan dengan sabuk.

Solusi:

Pasang Perangkat Perlindungan: Pasang alas benturan atau jaring anti sobek di titik pemuatan untuk mengurangi dampak material.

Perbaikan Tepat Waktu: Untuk goresan atau lubang kecil, gunakan senyawa vulkanisir dingin profesional dan strip perbaikan untuk perbaikan di tempat guna mencegah kerusakan lebih lanjut.

Ganti Komponen: Periksa dan ganti aksesori yang rusak seperti idler dan scraper secara teratur.

Pemeliharaan Preventif: Kunci untuk Mengurangi Tingkat Kegagalan Daripada melakukan “pemadaman kebakaran” setelah terjadi kegagalan, membangun sistem pemeliharaan preventif yang kuat sangatlah penting.

Inspeksi Harian: Amati apakah sabuk bergerak dengan benar, dengarkan suara-suara yang tidak normal, dan periksa kerusakan permukaan yang terlihat.

Pemeriksaan Mingguan: Pastikan tegangan sudah sesuai dan bersihkan material yang terkumpul dari puli dan idler.

Servis Berkala: Lumasi bagian yang bergerak seperti bantalan dan lakukan pengukuran keausan pada komponen penting.

conveyor belts

Berita Terkait
Tinggalkan aku pesan
X
Kami menggunakan cookie untuk menawarkan Anda pengalaman penelusuran yang lebih baik, menganalisis lalu lintas situs, dan mempersonalisasi konten. Dengan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookie kami.Kebijakan Privasi
MenolakMenerima